inilah ciri-ciri wong ndeso :
· Wajah kusam tak bertenaga
Nah, ni merupakan ciri Wong Ndeso Versi Gueh yang pertama. Wajah kusam tak bertenaga, jadi kalo diibaratkan mah kayak kedelai alias keledai. Udah wajahnya abstrak. Jadi kita pasti bingung nentuin mana yang mulut, hidung, mata, tangan dan kaki (Ups, emang kaki dan tangan ada dimuka? Dasar anak kebo!!). Mengapa ciri tersebut tak masukkan ke dalam ciri khas Wong Ndeso Versi Gueh, karena eh karena coba deh bayangin kamu lagi ngedet ma tu orang dan kamu ajak makan di mana getok, yah minimal mekdi-lah. Kamu malu nggak? Kalo nggak malu ya udah nggak apa-apa, terserah situ, hehehe. Masak jadi orang yang berwajah kusam tak bertenaga bangga? Dijamin deh nggak bakalan ada cewek yang nggodain, paling-paling ya coba pengen nampar.
· Badan nggak terawat
Kalo yang ini merupakan ciri khas kedua Wong Ndeso Versi Gueh, yakni badan nggak terawat. Maksudnya yang nggak terawat kayak gimana nih? Nyantai aja, Brur. Kata terawat versi gueh ntu gak melulu harus ke salon, tetapi badanmu harus kamu jaga sebaik mungkin, agar apa anak-anak? Yaps, agar enak dipandang. Coba deh bayangin (sebentar aku akan membayangkan dulu *mbayangin pacara ma Paris Hilton, ngarep!) kalo lu keluar ke Mol gitu ma seorang cewek atau cewek, tapi ingat jangan keluar ma bencong, soalnya info ini hanya untuk yang mempunyai kelamin jelas bentuknya. Tiba-tiba saat pasanganmu tu mau kamu pegang tangannya, terus mau kamu cium, STOP! Ingat ini bulan puasa, janganlah melakukan hal-hal yang dilarang agama, betul? Maksudnya tu kalo pasanganmu badannya penuh dengan panu dan kadas, gimana ? masih napsu Lu? Kagak khan? Mangkanya hal tersebut tak masukkan ke dalam ciri khas Wong Ndeso Versi Gueh.
· Kurus tapi nggak menggairahkan
Nah, kalo yang atu ini bagi mereka yang kurus-kurus. Nggak usah banyak penjelasan kalo yang satu ini, langsung pada contohnya.
Nih contoh kurus yang menggairahkan. Nikmat khan?
· Nggak fashionable (pakaiannya nggak matching)
Kalo yang satu ini mungkin udah barang lama, alias hal lama yang selalu lengket dengan wong ndeso. Yaitu nggak bisa menyesuaikan dengan keadaan yang nyata adanya. Jangan pernah ada alasan yang menyatakan kalo kamu orang yang nggak kreatip, misalnya dengan beralasan, “Mau gimana lagi, baju ku khan Cuma satu ini yang bagus”. Stop, Brur, gunakan akal sehat yang telah dikaruniakan Tuhan kepadamu (Woits, bahasanya itu lo, kagak nahaaaan!!!).
· Kalo makek celana selalu di atasnya pusar
Yang ini sebenarnya sebuah hal yang relatif, karena suka-suka mereka sendiri mau make celana dimana. Tapi mengapa tak ikutkan ke dalam ciri khas Wong Ndeso Versi Gueh. Hal itu karena aku paling sebel ma cewek (baik yang masih perawan atau udah nggak perawan) make calana di atasnya pusar. Kenapa aku sebel bin jengkel? Karena hal itu malah memperlihatkan kalo dia itu nggak bisa berpakaian dengan benar dan baik. Ingat tujuan orang berpakaian itu apa seh? Selain untuk menutupi tubuh dari mata-mata yang nggak pernah sekolah, juga untuk memperlihatkan bagaimana indahnya karunia Tuhan tersebut. Mengapa kok baju banyak modelnya? Ya supaya semakin terlihat keindahannya saat dipakai dan semakin menambah kecantikan sipemakai. Nah sekarang masalahnya kalo makeknya di atas pusar, yang terlihat bukannya tambah cantik tapi tambah ancur, Buuk. Camkan itu! Apalagi ditambah dengan memakai baju yang ketat dan pendek, goblok banget sih Lu, Buuk!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar